Makna Perbedaan Gender
Gender merupakan
perbedaan peran, fungsi, dan tanggung jawab antara laki-laki dan perempuan.
Seperti yang kita ketahui, masyarakat memiliki pandangan mengenai peran
terhadap pria dan wanita. Contoh dalam organisasi, kita lebih sering menemui
pria sebagai ketua, dan wanita sebagai bendahara ataupun sekretaris. Dalam
contoh tersebut, terlihat bahwa peran/tanggung jawab pria lebih tinggi
kedudukannya. Namun, bukan berarti seorang pria lebih mampu memegang tanggung
jawab sebuah organisasi. Posisi bendahara yang biasa diduduki wanita bahkan
mungkin mengambil tanggung jawab yang sama besarnya. Adanya perbedaan ini
dimaksudkan agar saling melengkapi dalam kerja sama antar peran karena sebuah
organisasi tidak bisa mencapai tujuannya jika tidak ada kerja sama yang baik.
Selain itu, dalam
keluarga, seorang pria harus menjadi kepala keluarga dan mencari nafkah
sedangkan wanita sebagai kepala rumah tangga. Seorang pria selalu dipandang
bekerja keras dan wanita hanya di dapur, memasak, menunggu suami pulang,
berbersih, dan lain-lain. Namun, apakah itu artinya wanita tidak cocok untuk
mencari nafkah dan pria tidak cocok untuk mengurusi pekerjaan rumah tangga?
Dalam ranah rumah
tangga, laki-laki dan perempuan sama-sama mejadi “kepala” dalam bagiannya.
Namun, bagaimana dengan seorang single
parent? Seorang single parent
harus menjadi 2 kepala bagian tersebut. Contoh jika seorang perempuan yang
sudah janda. Beliau harus mengurus anaknya, bebersih rumah, memasak, mencuci,
dan mendapat tugas tambahan yaitu harus mencari nafkah. Bukankah ini berarti
wanita juga sama mampunya dengan pria? Bahkan banyak contoh seorang wanita single parent mampu membesarkan anaknya
hingga kuliah.
Begitu pula halnya
dengan pria. Banyak juga contoh seorang pria mampu mengurus pekerjaan rumah
tangga tanpa seorang istri dan tak jarang pula pria yang bisa memasak. Semua
perbedaan peran mungkin dibedakan berdasarkan kemampuan pria dan wanita
rata-rata. Namun sebenarnya, kedua peran tersebut sama beratnya untuk
dilakukan. Dapat disimpulkan kembali, semua peran tersebut dimaksudkan agar
saling melengkapi satu sama lain.
Jadi pada dasarnya,
wanita juga mampu menjadi pemimpin organisasi dan pria mampu menjadi kepala
rumah tangga. Dan semua peran serta fungsi tersebut adalah bukan sebagai
pembeda antara pria dan wanita, namun untuk tercapainya suatu tujuan adanya
perbedaan tersebut.
Komentar
Posting Komentar